LAI memberikan judul bagian ini “Impian Mempelai Perempuan”. Tepat seperti yang kita bicarakan minggu lalu, di dalam puisi cinta seperti ini kita bisa mengharapkan adanya mimpi, imajinasi, fantasi, dsb. --dan ini juga Firman Tuhan. Tidak tepat kalau …
Gazing through the Windows
Saya tidak berencana harus menyelesaikan eksposisi Kitab Kidung Agung, jadi anggaplah ini seperti “coda” kalau dalam musik. Harap Saudara tidak mengerti Kidung Agung hanya sebagai kitab urusan pernikahan saja; itu terlalu sempit. Betul bahwa ini …
Calling (3)
Kita masuk ke dalam khotbah ketiga mengenai “panggilan” (calling); dan sekali lagi saya mengingatkan, pembahasan ini tidak bersifat to the point, dalam arti seri ini tidak terlalu bicara mengenai bagaimana menentukan jodoh, atau profesi, atau kuliah …
Kedua Mempelai Saling Memuji (KU2)
Kita melanjutkan pembahasan Kidung Agung; judul khotbah hari ini diambil dari judul yang diberikan LAI berikan dalam bagian ini, yaitu: “Mempelai Laki-laki dan Mempelai Perempuan Puji-memuji”. Sebelum Gary Chapman mengeluarkan buku yang terkenal …
Set Free for Freedom (KU1)
Kita bersyukur hari ini kita merayakan Hari Reformasi. Seperti dikatakan Pdt. Stephen Tong dalam sesi pembukaan Seminar Reformasi, ada banyak hal yang kita take it for granted, padahal itu suatu anugerah Tuhan yang besar bagi Gereja-Nya. Itu sebabnya …
Usahakanlah Kesejahteraan Kotamu (KU2)
Khotbah hari ini mengikuti Kalender Gereja, diambil dari Yeremia 29:1-9; LAI memberi judul “Surat kiriman kepada orang-orang buangan di Babel”. Ayat terkenal dari perikop ini yang biasa dipakai menjadi slogan, yaitu ayat 7: “Usahakanlah …